Survei Muda Bicara ID: 82,5 Persen Anak Muda Soroti Lapangan Kerja pada Dua Tahun Prabowo-Gibran

Jakarta, Muda Bicara ID — Lapangan kerja menjadi isu yang paling banyak disorot anak muda dalam dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Berdasarkan Survei Nasional Muda Bicara ID pada 15 September hingga 10 Oktober 2026 terhadap 800 responden, sebanyak 82,5 persen menilai isu lapangan kerja belum optimal dan perlu terus dikawal pemerintah.

Selain lapangan kerja, pemberantasan korupsi sistemik menjadi perhatian 71,8 persen responden, disusul kesehatan mental sebesar 66 persen. Isu ekonomi nasional memperoleh 52 persen, akses perumahan terjangkau 51,2 persen, serta perlindungan lingkungan dan adaptasi iklim sebesar 43,6 persen.

Temuan ini menunjukkan bahwa aspirasi anak muda tidak hanya berkaitan dengan kepastian ekonomi, tetapi juga tata kelola pemerintahan dan kualitas hidup. Penciptaan lapangan kerja menjadi perhatian utama, sementara isu kesehatan mental, perumahan, dan lingkungan memperlihatkan luasnya tantangan pembangunan yang perlu dijawab pemerintah.

Founder Muda Bicara ID, Iqbal Khatami, dapat menekankan pentingnya menjadikan temuan tersebut sebagai bahan evaluasi kebijakan.

“Anak muda membutuhkan lebih dari sekadar janji pembangunan. Mereka membutuhkan kebijakan yang mampu menghadirkan lapangan kerja layak, memberikan kepastian masa depan, dan meningkatkan kualitas hidup. Karena itu, komitmen pemerintah perlu terus dikawal melalui indikator yang jelas dan hasil yang dapat dirasakan masyarakat,” ujar Iqbal Khatami.

Mengawal Kebijakan yang Menjawab Aspirasi

Hasil survei ini menjadi pengingat bahwa evaluasi pemerintahan perlu berangkat dari persoalan yang dianggap penting oleh masyarakat. Tingginya perhatian terhadap lapangan kerja perlu direspons melalui kebijakan yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperluas akses terhadap pekerjaan yang layak dan berkelanjutan.

Bagi Muda Bicara ID, temuan ini menjadi salah satu pijakan untuk mendorong partisipasi anak muda dalam mengawal kebijakan publik. Aspirasi generasi muda perlu diterjemahkan menjadi agenda pembangunan yang terukur, transparan, dan dapat dievaluasi secara terbuka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *