100 Tahun Gontor, Pidato Hasan Sahal dan Fokus Prabowo: Ketika Panggung Pendidikan Diisi Pesan Politik

Oleh:  Nadien Azhara Safitri Rakhman Dalam demokrasi, keberanian untuk menyampaikan pandangan secara terbuka merupakan bagian penting dari kehidupan publik. Kritik tidak selalu berarti permusuhan, sebagaimana kedekatan dengan pemerintah tidak otomatis berarti keberpihakan. Di antara keduanya terdapat ruang yang perlu dijaga: independensi. Hal tersebut menarik dilihat melalui sikap Pondok Modern Darussalam Gontor, khususnya ketika K.H. Hasan…

Read More

Mengolah Eco-Anxiety Gen Z: Dari Kecemasan Menjadi Aksi Ekologis

Oleh: Maulana Teguh Perdana (Politeknik Purbaya) Pernahkah terbersit rasa khawatir yang membebani pikiran saat menyaksikan maraknya warta tentang fenomena cuaca ekstrem, ancaman abrasi pesisir, hingga risiko krisis pangan global? Jika perasaan tersebut pernah singgah, kamu tidak berjalan sendirian. Bagi Generasi Z, isu kerusakan lingkungan bukan lagi sekadar bahasan teoritis di ruang kuliah, diskusi akademis di…

Read More

Awasi RUU Perampasan Aset, Waspadai Pembahasan di Ruang Gelap

Oleh: Moch Edward Trias Pahlevi (Founder Muda Bicara ID) Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset kerap digadang-gadang sebagai instrumen pemungkas untuk memiskinkan koruptor dan mengembalikan kerugian negara. Namun, meloloskannya melalui proses pembentukan yang tertutup di ruang gelap justru menjadi ancaman fatal bagi efektivitas hukum itu sendiri. Dalam kajian kebijakan publik ideal, kualitas sebuah produk hukum sangat…

Read More

Nalar Kebijakan Publik: Antara Wangsit, Data, dan Empati Warga

Oleh: Moch. Edward Trias Pahlevi (Founder Muda Bicara ID) Kebijakan publik yang dihasilkan tanpa Evidence-Based Policy Making (EBPM) dan Empathy-Based Policy Making adalah bentuk kekerasan teknokratis. Kebijakan yang tidak didasrkan pada hal tersebut Dia (Pembuat Kebijakan) buta secara ilmiah sekaligus tulis secara kemanusiaan. Ketika pembuat kebijakan dalam hal ini negara merumuskan tanpa basis data empiris…

Read More

Menembus Illusion of Wealth: Strategi Gen-Z Menghadapi Tekanan Finansial Sosial

Oleh: Tio Febriawan (Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta) Pernahkah kita merasa bersalah atau tiba-tiba cemas hanya karena menghabiskan akhir pekan di kamar, sementara linimasa media sosial dipenuhi unggahan teman sebaya yang sedang menikmati kopi di kafe estetis, berlibur ke destinasi populer, atau memamerkan barang-barang bermerek? Fenomena ini bukan lagi sekadar urusan selera pribadi…

Read More

Mendengar Teh Hijau-nya Tulus melalui Stoikisme

Oleh: Khairil Mumtazi (Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia) Di tengah maraknya budaya self-improvement, kita hidup dalam zaman yang seolah selalu punya obat untuk setiap kegelisahan. Ketika merasa lelah, kita dianjurkan untuk berlibur. Saat kehilangan semangat, media sosial menyarankan mencoba hobi baru, membaca lebih banyak buku, berolahraga, atau bertemu orang-orang baru. Bahkan ketika merasa…

Read More

Paradoks Deindustrialisasi: Manufaktur Indonesia Tumbuh Sekaligus Tumbang

Oleh: Andrian Permana (PhD (Cand.) in Mechanical Engineering at KFUPM, Saudi Arabia) Kemenperin bilang manufaktur RI baik-baik saja. Ada datanya. Buruh yang minggu lalu baru kena PHK punya cerita lain. Ada datanya juga. Repotnya, keduanya sama-sama tidak salah. Juni 2026 kemarin PMI Manufaktur Indonesia jatuh ke 46,9. Bulan sebelumnya masih di 50,0. Di bawah angka…

Read More

Overqualified tapi Menganggur: Ketika Pendidikan Tinggi tak Lagi Menjamin Pekerjaan

Oleh: Gracia Virjini Juniarti Porayouw (Mahasiswa Magister Psikologi Universitas Airlangga) Bukankah pendidikan tinggi selama ini diyakini sebagai jalan menuju pekerjaan yang lebih baik? Lalu mengapa semakin banyak lulusan sarjana justru gagal memasuki dunia kerja karena dianggap terlalu memenuhi kualifikasi? Selama puluhan tahun narasi yang tertanam di masyarakat Indonesia adalah semakin tinggi pendidikan, maka besar pula…

Read More

Hilirisasi Nikel dan Besi untuk Energi Indonesia

Oleh: Fathan Bahfie (PR Teknologi Mineral Badan Riset dan Inovasi Nasional Indonesia) Di tengah persaingan global yang semakin ditentukan oleh penguasaan teknologi dan rantai pasok industri hijau, hilirisasi nikel dan besi tidak lagi dapat dipandang sekadar sebagai kebijakan peningkatan nilai tambah komoditas tambang. Hilirisasi telah berkembang menjadi instrumen strategis untuk memperkuat industrialisasi nasional, memperluas basis…

Read More

Ketika Manusia Didefinisikan oleh Apa yang Dikonsumsinya

Oleh:  Sulaiman Umar Qush (Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia) Pernahkah kita mempertanyakan mengapa seseorang rela mengeluarkan uang lebih banyak untuk membeli barang dengan merek tertentu, padahal terdapat barang lain dengan fungsi serupa yang harganya jauh lebih murah? Mengapa seseorang merasa perlu memiliki telepon genggam keluaran terbaru, mengenakan pakaian dari merek tertentu, atau mengunjungi tempat-tempat yang sedang…

Read More