[Sorot Isu] Tinjauan Kebebasan Berekspresi di Era Pemerintahan Prabowo

Kebebasan berpendapat adalah hak dasar dalam negara demokrasi, seperti yang tercantum di UUD 1945 Pasal 28 dan 28I. Namun, di Indonesia, kebebasan ini masih terancam. Pada 2025, Indonesia ada di peringkat ke-127 dalam indeks kebebasan pers dengan skor 44,13, yang masuk kategori “sulit.” Muda Bicara ID merilis kajian untuk meninjau kebebasan berpendapat di Era Pemerintahan…

Read More

Merawat Nyala Supremasi Sipil di Tengah Corak Kebijakan Militeristik

Oleh: Yayang Nanda Budiman, S.H (Lawyer Intern & Legal Content Writer) Lebih dari tiga dekade, Indonesia pernah berada dalam bayang-bayang dwifungsi ABRI, di mana militer tak hanya berperan menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menentukan arah kebijakan serta iklim politik, ekonomi, sosial, dan budaya bangsa saat itu. Reformasi 1998 muncul sebagai koreksi total, tidak hanya transisi…

Read More

Waktu yang Salah, Generasi yang Hilang

Oleh: T.H. Hari Sucahyo Apa yang terjadi ketika sebuah generasi tumbuh dalam waktu yang salah? Ketika teknologi berkembang lebih cepat dari kematangan psikologis manusia, ketika dunia berputar terlalu cepat untuk diikuti dengan akal sehat, dan ketika standar keberhasilan diukur dengan jumlah pengikut media sosial, bukan dengan karakter atau kerja keras? Inilah kenyataan yang dihadapi oleh…

Read More

Dari Reformasi ke Rekonstruksi Kekuasaan Absolut

Oleh: Azyumardi Mumtazul Umam Dalam sebuah artikelnya, Benjamin E. Goldsmith, seorang profesor politik Australian National University, menceritakan tentang pertanyaan yang dilontarkannya di depan lebih dari 200 mahasiswa sarjana dalam kelas “Politik AS dan Kebijakan Luar Negeri”. Pertanyaannya adalah: Apa penjamin utama demokrasi AS? Dengan kata lain, apa satu-satunya faktor yang selalu menjaga demokrasi AS agar…

Read More

Etatisme Baru dalam Kemasan Ekonomi Kerakyatan

Oleh: M. Rendi Nanda Saputra (Sekretaris Umum PC IMM AR Fakhruddin) Koperasi Merah Putih yang diinisiasi oleh pemerintah hari ini hadir dengan janji besar untuk memberdayakan desa dan memperkuat ekonomi kerakyatan. Memasang target ambisius membentuk 80.000 koperasi dengan anggaran yang mencapai ratusan triliun rupiah, program ini seolah menjadi harapan baru bagi masyarakat desa. Akan tetapi,…

Read More

Perempuan yang Menanggung Dunia: Refleksi dari Film Dua Hati Biru

Oleh: Maya Ayu Wulandari (Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta) Film Dua Hati Biru karya Gina S. Noer dan Dinna Jasanti bukan sekadar kisah cinta remaja. Ia adalah potret getir tentang bagaimana masyarakat, baik secara budaya maupun struktural, memperlakukan perempuan muda yang berada dalam situasi sulit: kehamilan di luar nikah. Di tengah atmosfer religius dan nilai-nilai keluarga…

Read More

Dari Janji ke Realisasi: Mengaktualkan Harapan Rakyat Lewat Kebijakan yang Inklusif

Oleh: Hana Juni Leksmana Dalam dunia politik dan pemerintahan, janji sering menjadi alat untuk memenangkan hati rakyat. Namun, janji tanpa realisasi hanyalah ilusi yang menipu harapan masyarakat. Oleh karena itu, transisi dari janji ke realisasi menjadi tantangan utama bagi pemimpin dan pembuat kebijakan. Kebijakan inklusif yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat merupakan kunci utama dalam mengaktualkan…

Read More

Hoax Investasi Keuangan Digital

Oleh: Jeremy Kevin Panggabean (Mahasiswa UPN Veteran Jakarta) Sebagai mahasiswa yang sering menggunakan media sosial, saya sering melihat iklan investasi yang menawarkan keuntungan besar dalam waktu singkat, seperti yang sering ditemukan di Instagram story, TikTok, Facebook, YouTube Live, bahkan WhatsApp grup keluarga. Contoh caption seperti “Auto profit 50% per bulan tanpa repot!” sering saya temui…

Read More