[Sorot Isu] – Masih Relevankah Penyelenggaraan COP oleh PBB?

Conference of the Parties (COP) adalah pertemuan tahunan PBB yang membahas upaya global menghadapi perubahan iklim. Negara-negara di seluruh dunia berkumpul untuk mencari cara menurunkan emisi gas rumah kaca dan mengurangi dampaknya.
Salah satu capaian terbesarnya ialah Perjanjian Paris (Paris Agreement) pada COP ke-21 tahun 2015, di mana 196 negara sepakat membatasi kenaikan suhu bumi di bawah 2 derajat celsius, dan berupaya menekannya hingga 1,5 derajat dibanding masa pra-industri.
Setiap tahun, para anggota melaporkan kemajuan mereka, dengan partisipasi berbagai pihak seperti NGO, akademisi, dan sektor bisnis. Namun, meski sudah delapan kali pertemuan setelah Perjanjian Paris, suhu bumi terus meningkat dan dampak iklim makin parah.
Selain itu, ketimpangan tanggung jawab masih menjadi masalah. Negara berkembang kesulitan mencapai target karena keterbatasan dana dan teknologi, sementara negara maju sering menunda komitmen pendanaan. Hal ini menimbulkan pertanyaan: masihkah COP relevan?
Muda Bicara ID merilis kajian yang dapat diunduh di tautan berikut:
Penanggungjawab:
- Moch Edward Trias Pahlevi
Editor:
- Muhammad Iqbal Khatami
Peneliti :
- Muhamad Fikri Asy’ari
