Fenomena Overwork: Ketika Budaya Lembur Mengorbankan Kesehatan Pekerja

Oleh: Riyo Agustono (Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Yogyakarta) Di era modern yang penuh dengan tuntutan produktivitas tinggi, fenomena overwork atau kerja berlebihan semakin mengkhawatirkan. Banyak pekerja di berbagai sektor industri, baik di perusahaan besar maupun usaha kecil, diharuskan bekerja melebihi batas waktu normal dengan alasan efisiensi dan target perusahaan. Budaya lembur yang…

Read More

Gejolak Demokrasi dan Konsolidasi Demokrasi yang Gagal

Oleh: Shidiq Setyo Adhi Nugroho (Ketua Umum IMM FISIPOL UMY) Indonesia dalam beberapa dekade terakhir tengah mengalami gejolak demokrasi. Sebagai negara dengan lebih dari dua ratus juta jiwa, gejolak demokrasi ini sangat wajar terjadi. Gejolak demokrasi merupakan permasalahan atau dinamika yang timbul sebagai respons terhadap ketidakmampuan negara dalam mengkonsolidasikan demokrasi secara tepat dan benar. Banyak…

Read More

Stop Nyalahin Voters, Fokus Lawan Kebijakan yang Tidak Berpihak

Oleh: Muhammad Al-Fatih (Sekretaris Umum PK IMM Fisipol UMY) Dalam kehidupan bernegara, dibutuhkan suatu kesepakatan yang dapat mengikat warga negaranya agar dapat bertindak dan berperilaku baik dalam kehidupan sehari-hari. “Baik” di sini diartikan sebagai tidak berperilaku anarki dan semena-mena mengikuti kehendak pribadi. Indonesia, sebagai Negara Hukum, mengatur kesepakatan tersebut dalam Konstitusi Undang-Undang Dasar 1945 yang…

Read More

Kesejahteraan Pekerja vs Profit Perusahaan: Mencari Titik Temu yang Adil

Oleh: Zedtira Yuliani Hubungan antara kesejahteraan pekerja dan profit perusahaan sering dianggap sebagai dua hal yang saling bertentangan. Banyak perusahaan melihat peningkatan kesejahteraan pekerja sebagai beban biaya tambahan yang mengurangi margin keuntungan. Namun, sejumlah studi menunjukkan bahwa investasi dalam kesejahteraan pekerja tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan berkelanjutan….

Read More

Model Bisnis Gen Z: Meracik Harga, Merajut Inovasi

Oleh: Nok Silvi Rohmawati (Mahasiswa UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan) Generasi Z telah muncul sebagai generasi pengusaha dengan pendekatan bisnis yang unik dalam ekonomi digital yang terus berkembang. Berbeda dengan generasi sebelumnya, mereka lebih mengutamakan efektivitas biaya dan inovasi ketimbang keuntungan semata. Namun, tantangan terbesar mereka adalah menemukan cara untuk mencapai keseimbangan antara menawarkan harga…

Read More

Lebaran Jangan Minder: Setiap Orang Punya Cerita, Termasuk Kamu

Oleh: Moch Edward Trias Pahlevi (Founder Muda Bicara ID) Istilah “Lebaran” sangat akrab di telinga masyarakat Indonesia, terutama setiap usai bulan Ramadan. Tapi, tahukah kamu dari mana sebenarnya asal-usul kata Lebaran? Apakah itu berasal dari bahasa Arab, Jawa, atau malah serapan dari budaya lain? Secara etimologis, kata Lebaran tidak ditemukan dalam bahasa Arab, sehingga ini…

Read More

Ketenagakerjaan dan Pembangunan Berkelanjutan: Pentingkah Inklusivitas?

Oleh: Nisha Putri Surya Wulandari (Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Yogyakarta) Ketenagakerjaan merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan suatu negara. Sektor ini tidak hanya berperan dalam menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi faktor penentu dalam pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Dalam konteks global, dunia kerja terus mengalami perubahan akibat kemajuan…

Read More

Sinisme Demokrasi: Indonesia dan Utopia Masyarakat Madani

Oleh: Adram Qaisullah T. (DPD IMM DKI Jakarta) Demokrasi di Indonesia selalu berada dalam pusaran harapan dan kekecewaan. Sejak reformasi 1998, demokrasi dianggap sebagai jalan menuju masyarakat madani—suatu tatanan sosial di mana kebebasan individu, supremasi hukum, dan kontrol sipil terhadap militer dapat berjalan selaras. Namun, realitas politik hari ini menunjukkan bahwa demokrasi Indonesia masih dibayangi…

Read More

Neo-Koridor Leviathan dan Ilusi Kebebasan Pers

Oleh: Muhammad Nabil Alfarizi – Ketua Umum PC IMM Jakarta Pusat Ketika Tempo menerima teror berupa kepala babi dan bangkai tikus tanpa kepala, kita tidak sekadar menyaksikan aksi intimidasi terhadap satu institusi pers. Kita sedang menyaksikan bagaimana negara gagal melindungi kebebasan yang seharusnya menjadi fondasi republik ini. Teror semacam ini ukan hanya pesan gelap dari…

Read More

Perempuan, Religious Trauma, dan Narasi Ketimpangan dalam Beragama

Oleh: Fatia Salma Fiddaroyni (Freelance Writer) Bagi sebagian perempuan, agama yang seharusnya menjadi sumber ketenangan, justru terasa seperti ‘momok’ yang menakutkan. Banyak yang merasa dihantui oleh ancaman dosa dan siksa, seakan-akan setiap langkahnya ternilai salah di mata agama. Fenomena ini dikenal sebagai religious trauma, yaitu ketika ajaran agama disampaikan dengan cara yang menekan dan menimbulkan…

Read More