Pintar Bersuara, Saring Sebelum Sharing

Konten ini merupakan hasil tulisan dari Peserta Peace Political Agent Oleh: Firdha Eka Susanti Dianingsih, Gayan Asykar Sahida, dan Fransiska Indra Pramusadiwayant Partisipasi publik merupakan jantung utama dalam pemilihan umum pada negara demokrasi. Oleh karena itu, sebagai pemilih yang baik, kita harus mewaspadai berbagai narasi yang muncul di tengah masifnya gejolak informasi saat ini karena…

Read More

Masih Pakai Kekerasan dalam Pemilu? Kenali Berbagai Dampak Buruknya!

Konten ini merupakan hasil tulisan dari Peserta Peace Political Agent Oleh: Rayhan Fasya Firdausi, Muhammad Fauzi, Az Zahra Vasha Masruchi Kekerasan saat pemilu di DIY terus berlanjut. Dalam beberapa bulan terakhir, Yogyakarta telah mengalami beberapa insiden konflik antara massa pendukung dua partai politik yang berbeda. Salah satu contoh adalah bentrokan yang terjadi di Sleman, di…

Read More

Pilkada Damai: Lawan Kekerasan Pilkada Menuju Demokrasi yang Sehat dan Berkualitas

Konten ini merupakan hasil tulisan dari Peserta Peace Political Agent Oleh: R. Dzikri Al Ghifari & Nur Aeni  Maraknya kasus kekerasan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat menjelang Pilkada menjadi persoalan pelik dan serius yang memerlukan perhatian lebih. Beragam kekerasan memilukan, berupa intimidasi, bullying, provokasi, hingga penyerangan atau kekerasan fisik terhadap individu maupun kelompok dengan tujuan…

Read More

Membaca Potensi Konflik Sosial Pilkada Kota Yogyakarta 2024

Oleh: Ahsan Taqwim A Yogyakarta dikenal sebagai kota budaya, kota wisata, dan kota yang aman serta tenteram. Selain itu, Yogyakarta juga dikenal sebagai kota pelajar dengan banyaknya fasilitas sekolah dan perguruan tinggi. Dengan demikian, banyak nilai positif yang melekat pada identitas kota Yogyakarta. Namun, meskipun dikenal dengan identitas yang cukup baik, kota Istimewa tersebut tentu…

Read More

Kabinet Gemuk: Akankah Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif?

Meskipun pelantikan Presiden – Wakil Presiden Terpilih masih beberapa bulan lagi, namun perdebatan tentang struktur kabinet telah berkembang. Sejauh ini, muncul wacana penambahan jumlah kementerian yang dikaitkan dengan kepentingan “bagi-bagi kursi” oleh Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Prabowo – Gibran Urgensi atau Bagi-Bagi Kursi? Undang-Undang No. 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara mengatur struktur dan…

Read More

Mendorong Gen Z Menjadi Petani: Kunci Ketahanan Pangan dan Pembangunan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas

Oleh: Moch Edward Trias Pahlevi (Founder Muda Bicara ID) Akhir-akhir ini, kita dikejutkan oleh data yang dirilis oleh BPS bahwa 9,9 juta Gen Z di Indonesia menganggur atau termasuk dalam istilah baru yakni NEET (Not in Education, Employment, or Training). Singkatan ini menggambarkan mereka yang tidak bersekolah, tidak bekerja, dan tidak mengikuti pelatihan. Tentu saja,…

Read More

Konsep Biokrasi dalam Demokrasi Perwakilan sebagai Upaya Perluasan Inklusivitas Demokrasi terhadap Lingkungan

Oleh: Revo Linggar Vandito (Mahasiswa Ilmu Politik UPN Veteran Jakarta) Dewasa ini, isu lingkungan menjadi salah satu isu politik yang hangat diperbincangkan baik secara global maupun nasional. Dalam konteks nasional, hal ini dapat dilihat dari perdebatan dalam debat calon presiden dan wakil presiden sebelumnya yang banyak membahas tentang energi terbarukan, mobil listrik, dan sebagainya. Lebih…

Read More

Gen Z Mengaku Sulit Mencari Kerja, Perusahaan Butuh Karyawan Spek Nabi?

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa tingkat pengangguran di kalangan anak muda berusia 15-24 tahun atau Generasi Z (Gen-Z) masih tergolong tinggi. Sebanyak 9,9 juta dari 44,47 juta atau 22,25 persen anak muda usia 15-24 tahun di Indonesia, tidak beraktivitas produktif pada Agustus 2023. Berikut gambar datanya berdasarkan BPS yang telah diolah oleh tim Muda…

Read More

Bahaya Pengangguran Terdidik

Oleh: Moch Edward Trias Pahlevi Beberapa waktu lalu, kita dikejutkan dengan kabar yang tidak menyenangkan pasca Pemilu 2024, yaitu hasil survei data Badan Pusat Statistik (BPS) yang melaporkan pada tahun 2023 terdapat sekitar 9,9 juta penduduk usia muda (15-24 tahun) yang tidak memiliki kegiatan atau youth not in education, employment, and training (NEET) di Indonesia….

Read More