Festival Rumah Kaca: Wadah Aktivisme Lingkungan Orang Muda

Jakarta — Kawula17, organisasi independen, nirlaba, dan nirpartisan yang berfokus pada partisipasi bermakna orang muda dalam demokrasi—khususnya pada isu lingkungan, hak asasi manusia, gender, dan antikorupsi—kembali menegaskan komitmennya melalui salah satu program utamanya: Kawula17 Goes to School, yang dalam setahun terakhir telah menjangkau 17 kota di seluruh Indonesia.
Semangat kritis yang tumbuh dari perjalanan Kawula17 dan program Kawula17 Goes to School menjadi landasan lahirnya Festival Rumah Kaca, sebuah festival yang dirancang sebagai ruang partisipatif bagi orang muda untuk memperkuat kesadaran, memperluas keterlibatan, dan menggerakkan aksi kolektif atas isu lingkungan, khususnya krisis iklim.
Dalam festival yang diselenggarakan pada Sabtu (13/12) ini, Rumah Ide menjadi salah satu ruang utama yang menampung aspirasi, gagasan, serta keresahan anak muda. Selain membuka ruang diskusi, Rumah Ide juga menampilkan kilas balik perjalanan Kawula17 selama setahun menjalankan program Goes to School di berbagai kota.
“Kami melihat bagaimana keberanian dan kepedulian orang muda tumbuh ketika diberikan ruang yang aman dan setara untuk menyuarakan pandangannya. Harapan kami, partisipasi ini tidak berhenti di panggung Rumah Ide atau ruang kelas tempat program ini berlangsung. Kami ingin percakapan tentang masa depan lingkungan dan demokrasi terus hidup dalam keseharian mereka, di sekolah, di rumah, dan di komunitas mereka,” ujar Maria Angelica, Program Manager Kawula17.
“Ketika orang muda memiliki ruang untuk memimpin percakapan, mereka bukan hanya peserta, tetapi penggerak perubahan,” tambahnya.
Kawula17 merupakan organisasi independen, nirlaba, dan nirpartisan yang berfokus pada peningkatan partisipasi bermakna orang muda dalam demokrasi di Indonesia. Melalui berbagai program seperti aplikasi saran pemilihan, riset, dan edukasi melalui Kawula17 Goes to School, Kawula17 terus mendorong kesadaran kritis dan keterlibatan anak muda pada isu-isu lingkungan, hak asasi manusia, gender, dan antikorupsi.
Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran anak muda dalam aktivisme sosial dan lingkungan, Muda Bicara turut berpartisipasi sebagai salah satu community partner dalam penyelenggaraan Festival Rumah Kaca. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas dampak percakapan dan tindakan kolektif yang lahir dari inisiatif orang muda di berbagai daerah.
