Pusat Data Nasional Bocor, Siapa yang Salah?

Foto: SindoNews

Pusat Data Nasional (PDN) yang dikelola oleh Kementerian Komunikasi mengalami gangguan sejak 20 Juni karena adanya peretasan.

Gangguan ini menyebabkan layanan digital Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia tidak berfungsi. Layanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di beberapa daerah juga terdampak.

Pelaku peretasan PDN meminta tebusan sebesar USD 8 juta atau sekitar Rp 131 miliar dalam kurs Rp 16.399 kepada pemerintah Indonesia. Peretas menyatakan uang tersebut sebagai tebusan untuk 210 data yang akan dikembalikan.

Kominfo Tidak Membackup PDN

DPR Sebut Tak Adanya Backup Sebuah Kebodohan

Kemenkeu Mengungkap Rp 700 Miliar Telah Dibelanjakan untuk PDN

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah membelanjakan anggaran senilai Rp 700 miliar untuk Pusat Data Nasional (PDN) yang disalurkan melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Muncul Petisi Tuntut Budi Arie Mundur dari Menkominfo

Southeast Asia Freedom of Expression Network (Safenet) menggalang petisi yang menuntut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi untuk mundur dari jabatannya. Petisi tersebut terpampang dalam laman change.org.

“Kami menyasar Budi Arie itu karena dia memang Menteri Kominfo yang Kominfo adalah lembaga yang punya tanggung jawab terhadap PDNS ini,” terang Nanden Sekar Arum (Direktur Safenet)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *