Survei Muda Bicara: Generasi Muda Cukup Puas ke Prabowo, tapi Tidak ke Gibran

Muda Bicara ID baru saja merilis hasil survei terbaru mengenai pandangan generasi muda terhadap perkembangan kebijakan pemerintah Presiden Prabowo pada kuartal kedua tahun 2025. Survei ini melibatkan 400 responden dari seluruh Indonesia dengan berbagai latar belakang daerah dan profesi.
Profil Responden: Didominasi Anak Muda Pulau Jawa
Berdasarkan data, sebanyak 59% responden berasal dari Pulau Jawa, disusul Sumatera (17,5%), Sulawesi dan Maluku (8,3%), Bali dan Nusa Tenggara (7,8%), serta Kalimantan (7,3%). Dari sisi profesi, mayoritas responden adalah mahasiswa dan pelajar (37,07%), diikuti pekerja informal (21,46%), dosen (8,78%), wirausaha (8,29%), pegawai negeri dan ASN (7,07%), serta profesi lainnya seperti pencari kerja, ibu rumah tangga, jurnalis, dan petani.
Tingkat Kepuasan Generasi Muda terhadap Kinerja Prabowo dan Gibran
Survei menunjukkan bahwa sebanyak 50,8% anak muda menyatakan puas (sangat puas + puas) terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo. Sebanyak 11,2% merasa sangat puas dan 39,6% merasa puas. Sementara itu, 16,4% mengaku tidak puas dan 30,8% sangat tidak puas terhadap kinerja Prabowo dalam memimpin pemerintahan.

Kontras dengan hasil survei untuk Prabowo, tingkat kepuasan anak muda terhadap kinerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming terbilang rendah. Hanya 14% responden yang menyatakan sangat puas dan 12,4% yang puas. Sebaliknya, sebanyak 22,1% tidak puas dan bahkan 51,8% sangat tidak puas pada kinerja Gibran dalam mendukung kebijakan pemerintah. Artinya, 78,6% anak muda tidak puas dengan kinerja Gibran.
Penilaian Umum: Lebih dari 60% Anak Muda Tidak Puas terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran
Secara umum, hasil survei memperlihatkan bahwa mayoritas anak muda menilai pemerintahan Prabowo-Gibran belum memenuhi ekspektasi mereka. Sebanyak 41,5% merasa sangat tidak puas dan 22,1% tidak puas, sehingga lebih dari 60% anak muda menunjukkan kekecewaan atas kebijakan yang telah diambil pemerintahan ini.

Meskipun ada yang puas (20% sangat puas dan 16,4% puas), persentasenya relatif kecil dan tidak mencerminkan adanya kesesuaian antara kebijakan pemerintah saat ini dengan harapan generasi muda.
Alasan Generasi Muda Tidak Puas terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran
Berdasarkan grafik terbaru survei Muda Bicara, terdapat sejumlah alasan utama yang melatarbelakangi ketidakpuasan generasi muda terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran:

Sebagian besar ketidakpuasan tersebut bersumber pada kebijakan yang dinilai tidak menjawab kebutuhan anak muda dan bahkan merugikan, serta lemahnya komunikasi dan terlalu banyak blunder yang dilakukan pemerintah. Selain itu, minimnya ruang partisipasi anak muda dalam proses pengambilan keputusan dan pembatasan kebebasan berpendapat juga menjadi perhatian utama.
Survei ini menjadi alarm bagi pemerintah untuk lebih mendengarkan aspirasi dan kebutuhan generasi muda sebagai penerus bangsa. Kesenjangan antara apa yang diharapkan anak muda dan apa yang diberikan pemerintah perlu segera dijembatani demi kemajuan Indonesia ke depan. Pemerintah diharapkan dapat melibatkan suara anak muda dalam proses pembuatan kebijakan, menjadikan kebijakan lebih transparan, relevan, dan mudah dipahami, serta memastikan komunikasi kebijakan dapat berjalan dengan baik.
Artikel ini ditulis berdasarkan hasil survei internal Muda Bicara ID. Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi kanal dan media sosial kami di @mudabicaraid.
