Mempertanyakan Peran Para Influencer yang Diboyong Jokowi Ke IKN

Presiden Joko Widodo, atau Jokowi, mengundang sejumlah influencer ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur pada Ahad (28/7), yang mengundang pro dan kontra. Jokowi, bersama para influencer, meresmikan Jembatan Pulau Balang dan meninjau pembangunan jalan tol menuju IKN.
Menurut Tempo, influencer yang mayoritas selebritas tersebut antara lain Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah, Irwansyah dan Zaskia Sungkar, Ferry Maryadi, Omesh dan Dian Ayu, Gading Marten dan Poppy Sovia, Sintya Marisca, Willie Salim, Meicy Villa, hingga Dian Ayu Lestari. Kehadiran mereka bersama Presiden Jokowi menuai kontroversi, terutama terkait peran dan fungsi mereka di sana.
Dikritik Dewan Pers
Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu, mengkritik Jokowi yang mengajak influencer dalam kunjungan ke IKN pada Minggu (28/7). “Saya heran kenapa Presiden datang kemarin ke IKN mengajak youtuber dan influencer. Mustinya diajak pers, dong, mereka bisa melihat dengan jernih, sebetulnya dengan segala komprehensif kebijakan IKN untuk diketahui publik tentang ibu kota negara baru,” ujarnya saat membuka acara Workshop Peliputan Pemilu dan Pilkada di Provinsi Maluku, di Ambon, Kamis, (1/8).
Ninik menegaskan bahwa mengajak wartawan lebih penting karena mereka dapat bekerja dengan prinsip-prinsip jurnalistik dan secara profesional.
Klarifikasi Stafsus Presiden
Staf Khusus Presiden, Grace Natalie, menjelaskan alasan kehadiran influencer bersama Jokowi di IKN sebagai bentuk keterbukaan pada publik. “Ini merupakan salah satu bentuk transparansi ke publik. Sudah banyak warga masyarakat yang penasaran dengan IKN,” kata politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu dikutip dari Tempo.
Grace menambahkan bahwa di masa depan, selain pegiat media sosial, elemen masyarakat lain seperti pimpinan media, perwakilan tokoh masyarakat lokal, hingga organisasi kemasyarakatan (ormas) akan diundang ke IKN. “Agar bisa menyaksikan sendiri pembangunan IKN dan menyampaikan informasi yang benar ke komunitasnya masing-masing,” ucapnya.
