Festival Pilkada Damai Bangun Persatuan Jelang Pilkada melalui Flashmob Budaya

Yogyakarta — Yogyakarta, yang dikenal sebagai simbol keharmonisan budaya, menjelang Pilkada 2024 perlu untuk menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas sosial jelang Pilkada 2024. Komite Independen Sadar Pemilu (KISP), bekerja sama dengan INDIKA Foundation dan Muda Bicara ID, menggelar “Festival Pilkada Damai” di Titik 0 KM Malioboro, Sabtu (9/11/2024). Acara ini bertujuan sebagai wadah partisipasi masyarakat dan komunitas muda dalam menjaga pemilu yang damai dan berintegritas, sekaligus mengantisipasi potensi konflik sosial akibat isu SARA, hoaks, dan praktik politik uang.
Festival ini menyuguhkan beragam kegiatan interaktif, diawali dengan flashmob dari Sanggar Batari Kirana Umbulharjo dengan tarian Beksan Wanoro dan Tari Jampi, yang menghidupkan suasana persatuan. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian bunga, souvenir hingga tanda tangan komitmen bersama.
Program Manager KISP sekaligus Founder Muda Bicara ID, Muhammad Iqbal Khatami menyatakan bahwa pemilihan Titik 0 KM sebagai lokasi festival sangat tepat, karena mencerminkan Yogyakarta sebagai kota budaya dan pariwisata yang terbuka. “Kami ingin merayakan kekuatan budaya dan kreativitas untuk menyampaikan pesan perdamaian. Mulai dari pembagian bunga, flashmob budaya, hingga pertunjukan kreatif, semua ini merupakan cara kami menunjukkan bahwa menjaga kedamaian bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan penuh semangat,” ujarnya.
Iqbal juga menekankan pentingnya komitmen nyata dari masyarakat, terutama kalangan muda, dalam menjaga integritas Pilkada. “Tanda tangan komitmen bersama yang kami adakan ini adalah bentuk dukungan langsung dari masyarakat untuk Pilkada yang bebas dari kekerasan, hoaks, dan polarisasi. Ini bukan hanya tanda tangan, tapi sebuah janji untuk berpartisipasi dalam demokrasi yang lebih baik,” kata Iqbal.
Acara yang juga didukung oleh POLDA DIY ini diharapkan tidak hanya memperkuat komitmen masyarakat di Yogyakarta, tetapi juga menjadi contoh dan pantikan bagi daerah lain di Indonesia untuk menyelenggarakan pemilu yang aman, berintegritas, dan bersemangatkan demokrasi yang berkualitas.
Agenda ini kemudian ditutup dengan rangkaian penampilan-penampilan dari berbagai komunitas muda yang berhadir dan terlibat.


