Sebagai Mahasiswa, Saya Mendukung Ketua BEM UGM

Oleh: Galih Prasaja Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu kebijakan sosial paling ambisius dalam lanskap kebijakan publik mutakhir. Ia dirumuskan sebagai intervensi negara untuk mengatasi persoalan stunting, ketimpangan asupan gizi, dan kualitas sumber daya manusia. Secara normatif, tujuan tersebut sulit ditolak. (Walau secara normatif tujuan tersebut sulit ditolak, apakah legitimasi tersebut dengan sendirinya membebaskan…

Read More

Bebas Aktif Mau Ke Mana? Ketika Luffy, Naruto, Aang, dan Iron Man Lebih Jelas Arahnya

Oleh: Dendy Raditya Atmosuwito Pada 19 Februari 2026, Presiden Prabowo Subianto menandatangani sebuah kesepakatan dagang dengan Presiden Donald Trump di Washington. Dalam dokumen resmi Gedung Putih, hubungan kedua negara itu disebut sebagai alliance, lengkap dengan embel-embel visi new golden age yang terdengar seperti nama parfum mewah di duty free bandara. Sebagaimana diulas dengan tajam oleh…

Read More

Hasrat Mengkritik sebagai Etos Sipil: Membaca Ulang Tuduhan “Berlebihan” melalui Perspektif Uncivil Islam

Oleh: Muhammad Nabil Al Farizi (Ketua PC IMM Jakarta Pusat) Tulisan dalam Tajuk Suara Muhammadiyah berjudul “Hasrat Berlebih Mengkritik Keadaan” menarik karena menyentuh wilayah sensitif, di mana mempertunjukan relasi antara organisasi keagamaan dan kekuasaan. Di satu sisi, ada kekhawatiran bahwa kritik yang terlalu tajam dapat menyeret organisasi pada sikap konfrontatif yang tidak produktif. Di sisi…

Read More

Banjir Aceh dan Politik Keamanan Manusia

Oleh: Rachmad Setiawan (Mahasiswa MPRK UGM) Air itu datang pada malam yang terasa terlalu panjang. Ia tidak mengetuk pintu, tidak meminta izin. Ia merayap dari halaman, masuk ke ruang tamu, lalu mengambil alih rumah. Dalam gelap dan cemas, saya tidak sedang memikirkan teori, kebijakan, atau anggaran. Saya hanya memikirkan bagaimana menyelamatkan keluarga dan barang-barang yang masih…

Read More

Mengapa Kartun, Majalah Anak, dan Komik Layak Masuk Ke dalam Kurikulum Ilmu Politik

Oleh: Dendy Raditya Atmosuwito (Analis Politik Bakesbangpol Kota Yogyakarta) Ketika mahasiswa ilmu politik semester pertama membuka buku teks pengantar, mereka biasanya disambut oleh wajah-wajah tua: Plato, Aristoteles, Hobbes, Locke, dan Marx. Tradisi akademik kita seolah telah memutuskan bahwa pemikiran politik yang sah hanya bisa lahir dari naskah-naskah klasik yang ditulis ratusan tahun lalu oleh para…

Read More

Refleksi HPN 2026: ‘Homeless Media’, Banjir Informasi, dan Masa Depan Jurnalisme Berkualitas

oleh: Muhammad Iqbal Khatami (Founder & Pemimpin Redaksi Muda Bicara ID) Dengan mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 mengajak publik untuk menata ulang ekosistem pers dan informasi di tengah disrupsi digital yang kian pesat. Pers memang menghadapi tantangan besar dalam satu dekade terakhir, yakni tuntutan sehat secara…

Read More

Menata Ruang Digital: Di antara Proteksi Negara dan Hak Kebebasan Warga

Oleh: Syifaurachman (Dosen Program Studi Sistem Informasi Universitas Pamulang) Dalam kebijakan publik, kesempatan untuk berpikir mendalam sering terlewatkan, padahal momen ini penting untuk menemukan tujuan kebijakan yang lebih pas dan bermanfaat bagi orang banyak. Di era perubahan serta kemajuan teknologi yang begitu pesat, justru saat-saat refleksi ini makin penting guna mengevaluasi lagi arah kebijakan digital…

Read More

Kelompok Muda, ‘Hopeless Mentality’ dan Urgensi Jaminan Sosial

Oleh: Muhammad Iqbal Khatami (Pemimpin Redaksi Muda Bicara ID) Kelompok muda saat ini sedang menghadapi fenomena “hopeless mentality” atau mental keputusasaan, khususnya pada Generasi Z, yang dianggap kian nyata dan mengkhawatirkan. Kondisi ini menjadi anomali di tengah gempuran narasi “Indonesia Emas 2045”, justru generasi yang diharapkan menjadi motor penggerak masa depan bangsa ini terancam terperangkap…

Read More

Re-Orientasi Pendidikan Kita

Oleh: M. Afin Masrija Di tengah bonus demografi yang terus digembar-gemborkan, Indonesia justru menghadapi paradoks pendidikan yang kian nyata. Jumlah lulusan sekolah dan perguruan tinggi meningkat setiap tahun, tetapi angka pengangguran terdidik tak kunjung turun secara signifikan. Di saat yang sama, keluhan dunia industri tentang rendahnya kesiapan kerja lulusan terus berulang. Pendidikan bergerak maju secara…

Read More

Di Antara Jam Dinding dan Layar Sentuh

Oleh : T.H. Hari Sucahyo Kita sedang hidup di tengah pergeseran budaya dan generasi yang tidak biasa, sebuah masa ketika keyakinan yang dulu dianggap mapan kini dipertanyakan ulang dengan keberanian yang nyaris tanpa kompromi. Generasi baby boomer, mereka yang lahir antara pertengahan 1940-an hingga awal 1960-an, membangun dunia kerja, relasi, dan tata nilai dengan disiplin…

Read More