Mal Pelayanan Publik Daerah: Dari Simbol menjadi Subtansi

Oleh Setyawan Adhi Nugroho (Mahasiswa Magister Administrasi Publik Universitas Jenderal Soerdirman) Transformasi birokrasi di Indonesia sedang berada pada fase yang menentukan. Setelah bertahun-tahun dibayangi citra pelayanan publik yang lambat, berbelit, dan tertutup, kini pemerintah mulai mengedepankan wajah baru birokrasi yang lebih modern, transparan, dan responsif. Salah satu manifestasi perubahan itu adalah lahirnya Mall Pelayanan Publik…

Read More

Uang 10 Ribu di Tangan yang Tepat dan Sistem yang Salah

Oleh: Febrina Nur Ramadhani (Dosen FEB Universitas Negeri Makassar) Beberapa waktu terakhir, media sosial ramai dengan parodi “10 ribu di tangan perempuan yang tepat”. Dalam video dan meme yang viral, perempuan digambarkan mampu mengubah uang sepuluh ribu menjadi berbagai kebutuhan rumah tangga: sayur, lauk, hingga jajan anak. Sekilas, ini tampak sebagai pujian atas kecermatan dan…

Read More

Diplomasi Iklim: Antara Kepedulian Global dan Kepentingan Nasional

Oleh : Ghanniyah Cesanov Salsabilah Dalam beberapa tahun terakhir, diplomasi iklim jadi salah satu panggung politik paling panas di dunia. Setiap pertemuan PBB, dari COP26 di Glasgow sampai COP28 di Dubai, selalu dibungkus dengan narasi besar: penyelamatan bumi, net zero emission, dan tanggung jawab bersama. Tapi di balik pidato-pidato megah itu, ada satu kenyataan yang…

Read More

Kiai, Karisma, dan Krisis Kepercayaan: Menata Ulang Marwah Pesantren

Oleh: Ibrayoga Rizki Perdana (Mahasiswa Magister Politik dan Pemerintahan Universitas Gadjah Mada) Pesantren adalah warisan agung Islam Nusantara. Ia bukan sekadar lembaga pendidikan, tetapi ruang spiritual yang membentuk karakter, membangun kesadaran sosial, dan melahirkan pemimpin bangsa. Dari Resolusi Jihad Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari hingga kiprah Gus Dur dan KH. Ma’ruf Amin, pesantren telah membuktikan diri…

Read More

Membingkai Gratifikasi dalam Sepotong Brownies di Balik Skripsi 

Oleh: Yayang Nanda Budiman, S.H Menjelang semester akhir masa studi, ketika hari-hari disesaki tenggat skripsi dan deadline yudisium yang mendesak untuk segera diselesaikan, sebuah pemandangan yang hampir menjadi klise terjadi di sejumlah perguruan tinggi: sejumlah mahasiswa tingkat akhir membawa sebungkus kue, sekotak makanan, sebingkai souvenir kepada dosen pembimbing. Melalui narasi yang dipertahankan bertahun-tahun, tradisi ini…

Read More

Ojek Online dan Kapitalisme Digital

Oleh: Hikmah (Mahasiswa Sosiologi Universitas Airlangga) Di Indonesia, walaupun ojek online (ojol) menawarkan kemudahan dan akses yang cepat, terdapat ketidakadilan yang sering luput dari perhatian. Sebenarnya sejauh mana ojol telah mengubah cara masyarakat melakukan perjalanan dan pola konsumsi para pengemudi? Serta siapa sebenarnya yang paling diuntungkan melalui sistem tarif yang diselimuti algoritma? Menjadi pekerja ojol…

Read More

MBG: ANTARA SOLUSI DAN AMBISI

Oleh: Febrina Nur Ramadhani (Dosen FEB Universitas Negeri Makassar) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah sejak awal telah menarik perhatian publik. Di satu sisi, program ini membawa misi mulia: memastikan anak-anak sekolah dan masyarakat rentan mendapatkan asupan gizi yang layak. Namun di sisi lain, besarnya biaya yang dibutuhkan membuat banyak pihak mulai mempertanyakan…

Read More

Pergeseran Paradigma: AI dan Anomali Intelektual

Oleh: Adram Qaisullah Tihurua (DPD IMM DKI Jakarta) Sejarah peradaban manusia adalah sejarah pencarian makna dan alat untuk memahami dunia. Dari mitologi kuno, filsafat, revolusi ilmiah hingga lahirnya teknologi digital, manusia senantiasa berusaha menemukan cara baru untuk menafsirkan realitas. Kini, kita berada pada persimpangan baru: kehadiran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) bukan hanya sebagai alat bantu…

Read More

Polemik Keputusan KPU 731/2025: Wujud Intervensi Kekuasaan?

Oleh: Teddy Chrisprimanata Putra (Sekjen Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI, Dosen Prodi Ilmu Politik UPN Veteran Jakarta) “Kami menggelar rapat secara khusus untuk membahas masukan masyarakat, dan selanjutnya melakukan koordinasi dengan pihak-pihak penting, misalnya Komisi Informasi Publik. Akhirnya kami secara kelembagaan memutuskan untuk membatalkan keputusan KPU Nomor 731 Tahun 2025,”—Mochammad Afifuddin…

Read More